Tentang Resimen Mahasiswa Indonesia

Jenderal TNI A.H. Nasution menyerahkan Dhuaja Menwa Mahawarwan kepada perwakilan Resimen Mahasiswa pada tahun 1964.

Pada era globalisasi, setiap peristiwa di suatu negara menjadi perhatian dan konsumsi internasional yang telah meresap dalam kehidupan masyarakat, begitu pula dengan Indonesia. Untuk menjaga tegaknya NKRI di era ini, kesadaran bela negara dan jiwa nasionalisme merupakan hal penting yang perlu dibina dan dikembangkan, karena merupakan kunci perekat antar masyarakat, antar agama, antar budaya, dan antar daerah. Oleh karena itu, pembinaan dan pengembangan kesadaran bela negara bagi setiap komponen masyarakat dilaksanakan salah satunya melalui peningkatan kesadaran bela negara, khususnya kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.

Peningkatan kesadaran bela negara adalah bagian penting dari Ketahanan Nasional yang berfungsi untuk meningkatkan motivasi moral. Motivasi moral ini menjadi gambaran kecerdasan sosial dalam wujud kemampuan mengamati dan mengawasi secara komprehensif. Kemampuan ini berguna untuk menumbuhkan kemampuan partisipatif warga negara dalam wujud kemampuan melakukan kontrol sosial yang dilandasi nilai moral kebangsaan.

Resimen Mahasiswa Indonesia berperan sebagai wadah yang membentuk jiwa dan karakter generasi bangsa yang andal, berwawasan kebangsaan, penuh kreativitas, dan dedikasi untuk menyongsong hari depan yang lebih baik. Dengan demikian, pembinaan Resimen Mahasiswa Indonesia, yang di dalamnya sudah memuat kesadaran bela negara, diarahkan untuk membentuk dan mengembangkan kepribadian yang memiliki jiwa kebangsaan dan cinta tanah air, serta kesadaran dalam pembelaan negara sebagai upaya membangun sumber daya manusia Indonesia seutuhnya. Hal ini juga menjadi prasyarat dalam membangun sistem pertahanan negara.

PENGERTIAN RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

Resimen Mahasiswa Indonesia adalah:

  1. Sebagai wadah: Sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan dan peningkatan keikutsertaan dalam upaya bela negara dan penguatan ketahanan nasional.

  2. Sebagai perorangan: Mahasiswa terlatih olah keprajuritan yang telah mengikuti latihan dasar dan menjadi bagian dari komponen pertahanan negara.

  3. Sebagai organisasi: Pusat aktivitas anggota Resimen Mahasiswa Indonesia yang terdiri dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Perguruan Tinggi.

 
ASAS DAN DASAR PERJUANGAN RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

Asas:

  • Pancasila

  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Dasar:

  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, Pasal 30 tentang Pertahanan dan Keamanan Negara.

  • Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

  • Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri (Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Nasional, dan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah) Nomor: KB/14/M/X/2000, Nomor: 6/U/KB/2000, dan Nomor: 39A Tahun 2000.

  • Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga) Nomor: KB/11/XII/2014, Nomor: 421.73/6660A/SJ, Nomor: 6/M/MOU/XII/2014, dan Nomor: 1175 Tahun 2014.

LAMBANG RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

MAKNA UNSUR LAMBANG

  1. Perisai Segi Lima: Menggambarkan keteguhan sikap.

  2. Padi dan Kapas: Menggambarkan dasar bernegara dan pandangan hidup bangsa Indonesia, yaitu Pancasila.

  3. Bintang, Sayap Burung, Jangkar, dan Lambang Polri: Menwa berada di bawah naungan ketiga unsur angkatan dan Polri.

  4. Pena dan Senjata: Dalam pengabdiannya, anggota Menwa menyelaraskan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan.

  5. Buku Tulis: Tugas pokok setiap anggota adalah mengembangkan ilmu pengetahuan, di samping melaksanakan tugas-tugas kemenwaan.

  6. Semboyan: Widya Castrena Dharma Siddha.

 
SESANTI ORGANISASI RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

Widya Castrena Dharma Siddha

Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Keprajuritan

PROGRAM KERJA RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

Berikut adalah program kerja Menwa yang telah dilaksanakan:

Program Pendidikan dan Latihan
  • Program Pelatihan Berjenjang:

    • Latihan Dasar Resimen Mahasiswa (Latsar Menwa)

    • Kursus Kader Pelaksana (Suskalak)

    • Kursus Kader Pimpinan (Suskapin)

  • Pendidikan Khusus:

    • Kursus Dinas Staf (KDS)

    • Kursus Pembinaan Mental (SUSBINTAL)

    • Kursus Pelatih (SUSPELAT)

    • Kursus Intelijen dan Pengamanan (SUSINTELPAM)

  • Pendidikan dan Latihan Kecabangan Khusus:

    • Latihan Pemantapan Siaga Operasi Penanggulangan Bencana & Pengungsi (LATTAPSIOPS PBP)

    • Pendidikan Provoost (DIKPROV)

    • Latihan Kepemimpinan Putri (LATPINTRI)

    • Pendidikan Polisi Menwa (DIKPOLMEN)

    • Pendidikan Koperasi Menwa (DIKKOPMEN)

    • Latihan Jurnalistik dan Kehumasan (LATJURMAS)

  • Latihan Spesifikasi/Kemampuan Olah Keprajuritan:

    • Menembak

    • Bela Diri

    • Terjun Payung

    • Scuba Diving

    • Mountaineering

    • Search and Rescue (SAR)

    • Navigasi darat

    • Survival, dll

Program Pengabdian Masyarakat
  • Bakti Sosial:

    • Pengobatan Gratis

    • Donor Darah

    • Bina Desa

    • Pembuatan MCK

    • Perbaikan Tempat Ibadah

    • Ziarah ke makam pahlawan

    • Program penghijauan menanam pohon

    • Santunan anak yatim, dll

  • Dharma Bakti:

    • Satgas Dharma Bakti Timor-Timur dari tahun 1978 s/d 1998

    • Satgas Pasukan Garuda VIII di Gurun Sinai 1978

  • Penanggulangan Bencana:

    • Operasi gempa Liwa

    • Operasi gunung Merapi

    • Operasi rehabilitasi gempa Bengkulu

    • Operasi kemanusiaan Tsunami Aceh

    • Operasi gempa Yogyakarta

    • Operasi gempa dan tsunami Pangandaran, Jawa Barat

    • Operasi banjir Jakarta

    • Operasi banjir Bima – NTB

    • Operasi pembangunan hunian sementara untuk korban gempa dan tsunami Palu

    • Operasi penanggulangan kebakaran hutan Kalimantan Tengah

Program Peningkatan Wawasan Kebangsaan
  • Seminar Nasional Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Ketahanan Bangsa

  • Dialog Nasional Wawasan Kebangsaan

  • Dialog Kebangsaan dengan Duta Besar Malaysia

  • Diskusi Bulanan dengan tema terkini, dll

Program Kemitraan dan Partisipatif
  • Program sosialisasi wawasan bela negara Kementerian Pertahanan RI

  • Lokakarya Nasional dan Pelayaran ke Ambalat Depdagri dan Angkatan Laut

  • Pelayaran Kebangsaan Depdiknas

  • Pendidikan Kader Bela Negara Kantor Kemenegpora

  • Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda Kantor Kemenegpora

  • Jambore Pemuda Kantor Kemenegpora

  • Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-63 di Pulau Sebatik

  • Napaktilas Lintas Selatan Jawa Barat, Bandung-Garut-Pameungpeuk-Pulau Santolo (± 170 km)

  • Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-64 di Pulau Santolo

  • Upacara HUT RI di setiap Provinsi/Kabupaten/Perguruan Tinggi

  • International Youth Conference 2009

  • Ekspedisi NKRI Koridor Bukit Barisan 2011, Koridor Khatulistiwa 2012, Koridor Sulawesi 2013, Koridor Maluku & Maluku Utara

  • Rapat Kerja Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia

     
TINGKATAN ORGANISASI RESIMEN MAHASISWA INDONESIA
  1. Tingkat Nasional: Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia, disingkat KONAS MENWA Indonesia.

  2. Tingkat Provinsi: Komando Resimen Mahasiswa Indonesia, disingkat KOMENWA Indonesia.

  3. Tingkat Kabupaten/Kota: Komando Sub Resimen Mahasiswa Indonesia, disingkat KOSUB MENWA Indonesia.

  4. Tingkat Perguruan Tinggi: Komando Satuan Resimen Mahasiswa Indonesia, disingkat KOSAT MENWA Indonesia.

     
ORGANISASI RESIMEN MAHASISWA INDONESIA

Nama-nama Menwa Indonesia Tingkat Provinsi:

  1. Resimen Mahasiswa MAHADASA (Provinsi Aceh)

  2. Resimen Mahasiswa MAHATARA (Provinsi Sumatera Utara)

  3. Resimen Mahasiswa MAHARUYUNG (Provinsi Sumatera Barat)

  4. Resimen Mahasiswa INDRA PAHLAWAN (Provinsi Riau)

  5. Resimen Mahasiswa SULTAN THAHA (Provinsi Jambi)

  6. Resimen Mahasiswa MAHADWIYUDHA (Provinsi Bengkulu)

  7. Resimen Mahasiswa MAHAWIJAYA (Provinsi Sumatera Selatan)

  8. Resimen Mahasiswa RADIN INTEN (Provinsi Lampung)

  9. Resimen Mahasiswa MAHABANTEN (Provinsi Banten)

  10. Resimen Mahasiswa JAYAKARTA (Provinsi DKI Jakarta)

  11. Resimen Mahasiswa MAHAWARMAN (Provinsi Jawa Barat)

  12. Resimen Mahasiswa MAHADIPA (Provinsi Jawa Tengah)

  13. Resimen Mahasiswa MAHAKARTA (Provinsi DI Yogyakarta)

  14. Resimen Mahasiswa MAHASURYA (Provinsi Jawa Timur)

  15. Resimen Mahasiswa MAHAPURA (Provinsi Kalimantan Barat)

  16. Resimen Mahasiswa MAHARAYA (Provinsi Kalimantan Tengah)

  17. Resimen Mahasiswa MAHANATA (Provinsi Kalimantan Selatan)

  18. Resimen Mahasiswa MULAWARMAN (Provinsi Kalimantan Timur)

  19. Resimen Mahasiswa UGRACENA (Provinsi Bali)

  20. Resimen Mahasiswa MAHAJANI (Provinsi NTB)

  21. Resimen Mahasiswa MAHADANA (Provinsi NTT)

  22. Resimen Mahasiswa WOLTER MONGINSIDI (Provinsi Sulawesi Selatan)

  23. Resimen Mahasiswa MAHALEO (Provinsi Sulawesi Tenggara)

  24. Resimen Mahasiswa PAWANACAKTI (Provinsi Sulawesi Tengah)

  25. Resimen Mahasiswa MAHASAMRA (Provinsi Sulawesi Utara)

  26. Resimen Mahasiswa MAHAMAKU (Provinsi Maluku)

  27. Resimen Mahasiswa MAHACHANDRA (Provinsi Maluku Utara)

  28. Resimen Mahasiswa MAHANUKU (Provinsi Papua)

  29. Resimen Mahasiswa MAHABAHARI (Provinsi Papua Barat)

  30. Resimen Mahasiswa RIMBA RAYA (Provinsi Riau Kepulauan)

  31. Resimen Mahasiswa MAHA BABEL (Provinsi Bangka Belitung)